22 Agustus 2022
Redaksi
913

Mudzakir Kordinator KOSMIK, KPK Tebang Pilih Dalam Kasus Korupsi Bansos

Jakarta, Pusakanews, Komite dan Serikat Mahasiswa Antikorupsi (KOSMIK) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (22/8/2022).

Mereka meminta segera tersangkakan Adhy Karyono yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Bansos Covid-19 saat menjabat sebagai Karo Perencaan Kemensos RI.

Kepala Bidang Aksi dan Advokasi KOSMIK Ali Mudzakir menyampaikan kecewa terhadap kinerja KPK yang terkesan tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi Bansos Covid-19. Menurutnya, masih banyak yang terlibat namun belum ditersangkakan. salah satunya Adhy Karyono.

“Kasus korupsi Bansos Covid-19 belum tuntas. Rakyat masih menunggu tersangka baru. KPK jangan lemah. Tidak boleh mengecewakan rakyat, seperti Adhy Karyono yang melenggang bebas jadi PNS Nomor 1 di Jatim,. Jelas-jelas fakta persidangan menyebut Adhy Karyono menerima uang Haram Korupsi Bansos", ucap Muzakir.

Masih menurut Mudzakir, mana janji KPK yang akan tetap memproses hukum sekalipun sudah memgembalikan uang korupsinya, hal itu sebenarnya sudah sesuai dengan pasal 4 UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Akibat tebang pilih yang dilakukan KPK dalam memproses kasus korupsi Bansos, membuat Adhy Karyono melenggang mulus menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, ucap Ali.

Muzakir menambahkan, Track Record jelek turut serta dalam pusaran korupsi Bansos yang disandang Adhy Karyono semestinya menjadi catatatan hitam untuk tidak menjadikan Sekda Jatim.

Tentu ini menjadi pertanyaan besar yang patut dicurigai telah terjadi persekongkolan tingkat tinggi dalam proses pemilihan Sekda di Jawa Timur,” ucapnya.

Selain itu, Mudzakir menyebut terpilihnya Adhy Karyono sebagai Sekda Jatim akan menjadi catatan buruk dalam kepemimpinan Gubernur Jatim. Diakhir kepemimpinannya dicederai dengan pengangkatan Sekda yang terlibat dalam pusaran kasus korupsi Bansos..

Mudzakir sebagai Kordinator KOSMIK, memastikan, akan terus melakukan aksi unjuk rasa untuk menyampaikan suara sebagai bentuk penolakan terhadap adhy Karyono sebagai sekda jatim, dan yang lebih penting lagi KPK sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi jangn Tebang Pilih dalam menjadikan seseorang tersangka.

“Kami sebagai perwakilan masyarakat anti korupsi di Prov Jatim, meminta KPK segera lanjutkan pemeriksaan terkait keterlibatan Adhy Karyono dalam pusaran kasus Bansos, untuk menyusul Menterinya yang sudah masuk Bui" ucap Mudzakir. (Hlk/Zack).

Tags