27 April 2026
Redaksi
161

BBPJN Jatim-Bali Fokus Tuntaskan Jalur Pansela Lot 1B Brumbun–Sine Sepanjang 3,882 Km

TRENGGALEK – Pusakanews - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali saat ini fokus menuntaskan pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela) Lot 1B ruas Brumbun–Sine sepanjang 3,882 kilometer di Kabupaten Trenggalek.

Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali,Javid Hurriyanto, S.T., MT melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Prov. Jawa Timur. Andhika Tommy Ardiansyah, S.T., M.Eng.Sc menegaskan, bahwa Lot 1B menjadi salah satu prioritas utama tahun 2025-2026 untuk menyambung konektivitas Pansela di koridor Jawa Timur.

“Saat ini progres Lot 1B Brumbun–Sine sudah di atas 95 persen. Kami targetkan tuntas dan fungsional dalam waktu dekat,” ucapnya, Senin 27/4/2026.

Ruas Brumbun–Sine merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Brumbun, Kecamatan Munjungan dengan Pantai Sine, Kecamatan Panggul. Selama ini warga harus melewati jalan kabupaten yang sempit, berkelok tajam, dan rawan longsor. Jarak hanya 3,882 km bisa ditempuh hingga 1 jam saat musim hujan. Dengan konstruksi baru lebar 7 meter plus bahu jalan 2x2 meter, waktu tempuh dipangkas signifikan menjadi 10-15 menit.

Jalur ini bukan hanya memangkas waktu, tapi juga jadi jalur evakuasi tsunami dan membuka akses ke Pantai Sine, Blado, dan Ngulungwetan yang selama ini sulit dijangkau,

Paket Lot 1B dikerjakan dengan perkerasan aspal hotmix di atas lapis pondasi agregat kelas A dan B. Pekerjaan juga mencakup pembangunan drainase, tembok penahan tanah (TPT) di titik rawan longsor, serta guardrail dan rambu di tikungan tajam.

Tommy Menambbahkan, Jalur Pansela merupakan Proyek Strategis Nasional yang membentang dari Banten hingga Banyuwangi sepanjang 1.405 Km. Khusus di Jawa Timur, total panjang Pansela mencapai 684 Km dan saat ini sudah tersambung ±630 Km.

“Setelah Lot 1B Brumbun–Sine tuntas, kami lanjut ke Lot 1A dan Lot 1C agar koridor Trenggalek tersambung penuh. Target 2027 seluruh Pansela Trenggalek tembus,” ucapnya.

Kepala BBPJN meminta masyarakat ikut menjaga kualitas jalan dengan tidak melintasinya menggunakan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading). “Jalan ini kita bangun untuk rakyat. Mari kita jaga bersama,” tutupnya. (Zack)

Tags