BBPJN Jatim-Bali Fokus Tuntaskan Jalur Pansela Lot 1B Brumbun–Sine Sepanjang 3,882 Km
TRENGGALEK, Pusakanews – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali saat ini tengah fokus menuntaskan pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela) Lot 1B, ruas Brumbun–Sine sepanjang 3,882 kilometer di Kabupaten Trenggalek.
Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, Javid Hurriyanto, S.T., M.T., melalui Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah, S.T., M.Eng.Sc, menegaskan bahwa Lot 1B menjadi salah satu prioritas utama tahun 2025-2026 untuk menyambung konektivitas Pansela di koridor selatan Jawa Timur.
“Saat ini progres Lot 1B Brumbun–Sine sudah di atas 95 persen. Kami targetkan tuntas dan berfungsi penuh dalam waktu dekat,” ucapnya, Senin (27/4/2026).
Transformasi Akses: Dari 1 Jam Menjadi 15 Menit
Ruas Brumbun–Sine merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Brumbun, Kecamatan Munjungan, dengan Pantai Sine, Kecamatan Panggul. Selama ini, warga terpaksa melewati jalan kabupaten yang sempit, berkelok tajam, dan rawan longsor.
Dengan adanya konstruksi baru ini, dampak yang dirasakan masyarakat sangat signifikan:
- Pemangkasan Waktu: Jarak 3,882 km yang sebelumnya memakan waktu hingga 1 jam (terutama saat musim hujan), kini dapat ditempuh hanya dalam 10–15 menit.
- Standar Keamanan: Jalan dibangun dengan lebar 7 meter, ditambah bahu jalan 2x2 meter di kedua sisi untuk keamanan ekstra.
- Spesifikasi Kokoh: Menggunakan perkerasan aspal hotmix di atas lapis pondasi agregat kelas A dan B.
Pekerjaan ini juga mencakup pembangunan drainase yang memadai, Tembok Penahan Tanah (TPT) di titik-titik rawan longsor, serta pemasangan guardrail dan rambu lalu lintas di tikungan tajam.
Fungsi Ganda: Jalur Evakuasi Tsunami dan Penggerak Ekonomi
Keberadaan Jalur Pansela ini bukan sekadar memangkas waktu tempuh. Lebih dari itu, jalan ini berfungsi sebagai jalur evakuasi tsunami yang krusial bagi keselamatan warga pesisir.
Selain aspek keselamatan, jalan ini juga membuka akses pariwisata ke destinasi tersembunyi yang selama ini sulit dijangkau, seperti Pantai Sine, Pantai Blado, dan Pantai Ngulungwetan. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Peta Jalan Konektivitas Pansela hingga 2027
Tommy Ardiansyah menambahkan bahwa Jalur Pansela merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang membentang dari Banten hingga Banyuwangi dengan total panjang 1.405 kilometer.
Khusus di wilayah Jawa Timur, total panjang Pansela mencapai 684 kilometer, dan saat ini sudah tersambung sekitar 630 kilometer.
“Setelah Lot 1B Brumbun–Sine tuntas, kami akan lanjut ke Lot 1A dan Lot 1C agar koridor Trenggalek tersambung penuh. Target kami pada tahun 2027, seluruh Pansela di Trenggalek sudah tembus,” pungkasnya.
Himbauan Menjaga Aset Negara (Bebas ODOL)
Menjelang operasional penuh, Kepala BBPJN meminta dukungan aktif dari masyarakat untuk menjaga kualitas jalan yang telah dibangun dengan anggaran negara.
“Jalan ini kita bangun untuk rakyat. Mari kita jaga bersama, salah satunya dengan tidak melintasinya menggunakan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading),” tutupnya. (Zack)
